Sementara itu, Raymond membawa target lebih tegas. Pemain berusia 21 tahun tersebut mengusung ambisi tertinggi sejak awal, tanpa menutup mata pada ketatnya persaingan.
“Kalau dari saya sih ambisinya pasti ada untuk juara di sana,” jelas Raymond.
Meski memasang target besar, Raymond/Joaquin menegaskan pentingnya kontrol ambisi. Keduanya memilih fokus menjalani setiap laga dengan maksimal sebagai fondasi hasil akhir.
“Cuma memang harus di kontrol lagi jadi ambisinya. Kita harus step by step,” kata Joaquin.
“Saya juga cuma pengen ngelakuin yang terbaik dulu Dari latihan balikin fisik, meningkatin fisik Apalagi besok juga tiga turnamen beruntun, Pasti nggak mudah,” timpal Raymond.
Selain All England 2026, Raymond/Joaquin juga disiapkan tampil di Swiss Open 2026 pada 10–15 Maret dan Orleans Masters 2026 pada 17–22 Maret. Rangkaian tiga turnamen beruntun di Eropa tersebut menjadi ujian fisik sekaligus mental pada bulan Maret mendatang.