Beruntung, pengalaman dua bek asing itu mampu memberikan motivasi dan menenangkan dirinya. Dukungan rekan setim membuat Adi bisa fokus mengamankan gawang Arema FC.
“Kita satu tim dan teman-teman bantu saya pribadi. Mereka membantu saya agar terlepas dari beban, dan kasih ketenangan. Mungkin itu juga alasan saya bisa tepat posisinya dan mengamankan gawang dengan baik,” tambahnya.
Penampilan apik Adi Satryo bahkan diakui pelatih PSBS Biak, Divaldo Alves. Dia menilai kiper jebolan Timnas Indonesia U-23 itu memiliki kemampuan membaca arah bola yang sangat baik.
“Ada beberapa momentum di babak pertama tapi tidak jadi gol. Adi Satryo selalu posisi baik,” kata Alves.
Bagi Adi, laga ini menjadi pembuktian awal sebagai rekrutan anyar Arema FC setelah musim lalu membela PSIS Semarang. Kini, ia bertekad menjaga konsistensi penampilannya sepanjang musim.
Arema FC mengawali Super League 2025-2026 dengan kemenangan telak. Dalberto Luan Belo mencetak hattrick (17’ penalti, 68’, 80’), sementara Valdeci Moreira menambah satu gol pada menit ke-62. PSBS Biak hanya mampu membalas lewat penalti Claudio Lucas Morasi (Luquinhas) di menit ke-97.
Dengan start positif ini, Arema FC berharap Adi Satryo bisa menjadi salah satu kunci kesuksesan mereka musim ini, baik di kompetisi domestik maupun ajang lain.