Kasus ini mencuat setelah Go Ahead Eagles menghancurkan NAC Breda dengan skor 6-0 pada pekan ke-27 Eredivisie 2025-2026, Minggu 15 Maret 2026. Dalam laga itu, Dean James tampil selama 75 menit.
Setelah pertandingan, NAC Breda langsung mengajukan protes resmi ke KNVB. Mereka mempertanyakan status Dean James yang dianggap tidak memiliki izin kerja sebagai pemain non-Uni Eropa.
Situasi ini berkaitan dengan perubahan status kewarganegaraan sang pemain. Saat memperpanjang kontrak pada Januari 2025, dia masih berpaspor Belanda. Namun, pada 10 Maret 2025, dia resmi menjadi warga negara Indonesia.
Perubahan itu membuat dia berstatus pemain non-Uni Eropa. Dalam aturan Eredivisie, pemain non-Uni Eropa wajib memiliki izin kerja serta menerima gaji minimal 600.000 euro atau setara Rp11 miliar per tahun.
Fakta di lapangan, gaji Dean James hanya sekitar Rp2,5 miliar per tahun. Kondisi ini semakin menguatkan posisi dia tidak memenuhi syarat administratif untuk bermain di liga.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah Dean James sudah kembali diizinkan tampil bersama Go Ahead Eagles pada pertandingan berikutnya. Kasus ini tetap menyisakan tanda tanya besar terkait implementasi aturan di kompetisi Belanda.