Langkah ini menjadi krusial karena tanpa pembaruan stadion, Como tidak bisa menggelar laga Eropa di kandang sendiri.
Di sisi lain, Como hanya membutuhkan satu poin dari dua laga tersisa untuk mengunci tiket Liga Europa, meski peluang ke Liga Champions masih terbuka.
Suwarso menegaskan klub akan melakukan penyesuaian skuad untuk menghadapi tiga kompetisi musim depan. Namun dia menolak anggapan bahwa Como harus membangun tim dari nol.
“Kami sudah punya identitas yang kuat. Inti tim sudah ada. Akan ada 23 pemain kembali dari masa peminjaman, dan kami harus mencari solusi terbaik agar transfer tetap berkelanjutan,” ujarnya.
Dia juga menyoroti pentingnya keseimbangan finansial dalam membangun klub modern. Menurut dia, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran.