“Dia tidak bermain (lawan Persebaya), tetapi bukan karena penampilannya di pertandingan sebelumnya, melainkan karena kiper utama adalah Eduardo,” tuturnya.
“Setiap kali saya memilih untuk bermain dengan enam pemain asing di lapangan, Eduardo akan menjadi kiper utama. Ketika saya memilih untuk menurunkan tujuh pemain di lapangan, maka saya bisa memilih kiper lain,” tuturnya.
Situasi ini membuat posisi Cyrus masih dalam proses adaptasi di Persija. Dukungan dari tim pelatih menjadi faktor penting untuk perkembangan ke depannya.