Dalam wawancara tersebut, Sharahili juga menyinggung pengalaman Cristiano Ronaldo saat Ramadan bersama Al Nassr. Dia mengungkapkan bintang asal Portugal itu mencoba berpuasa selama dua hari pada Ramadan sebelumnya.
Menurut dia, keputusan Ronaldo murni eksperimen pribadi. Rasa ingin tahu serta keinginan memahami budaya lokal menjadi alasan utama.
"Tahun lalu, Cristiano Ronaldo mencoba berpuasa bersama para pemain muslim Al Nassr selama Ramadan," kata Sharahili dikutip dari Tribuna, Sabtu ( 21/2).
"Dia berpuasa selama dua hari untuk merasakan apa yang dirasakan umat muslim selama berpuasa," ucap pemain berposisi gelandang tersebut dari kisah rekannya di Al Nassr.
Sharahili menekankan puasa yang dijalani Ronaldo bukan komitmen permanen. Meski begitu, ada atlet yang meyakini puasa dapat membawa manfaat kesehatan tertentu.
Pengalaman singkat Ronaldo menjadi gambaran bagaimana pemain asing mencoba memahami tradisi di Liga Arab Saudi. Adaptasi budaya dan fisik tetap menjadi faktor penting bagi setiap pesepak bola yang berkarier di kawasan tersebut.