“Ini sesuatu yang kami sadari; saya pikir ini adalah kehati-hatian untuk tetap berada dalam permainan dan melihat apa yang terjadi. Tetapi awal yang sangat hati-hati ini secara paradoks dapat menyebabkan kurangnya kehati-hatian, melakukan gerakan yang kurang tepat waktu dan kebobolan peluang atau bola masuk ke kotak penalti,” kata Nicola dilansir dari laman resmi Cremonese, Selasa (10/2/2026).
Nicola menekankan pentingnya sikap agresif dan efektif sejak menit awal. Menurut dia, tuntutan itu menjadi kunci untuk mengamankan poin di Serie A.
“Kita perlu memulai pertandingan dengan niat untuk efektif sejak awal. Lawan kita kuat, dan kita tahu bahwa untuk mendapatkan poin, kita perlu menghasilkan permainan dan kebobolan lebih sedikit daripada yang kita kebobolan sekarang. Kita akan mengusahakannya, juga dalam hal mentalitas,” tambahnya.
Kekalahan dari Atalanta membuat Cremonese kini belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir di Liga Italia. Dalam rentang dua bulan, I Grigiorossi mencatat tujuh kekalahan dan tiga hasil imbang.
Kemenangan terakhir Cremonese terjadi pada 7 Desember 2025 saat menundukkan Lecce dengan skor 2-0. Sejak saat itu, poin penuh tak lagi mereka rasakan.