"Semua terlihat jelas saat melihat para penggemar di akhir pertandingan. Klub ini sudah menderita selama 25 tahun sejak terakhir di Premier League, termasuk perjalanan turun ke League Two," ujar dia.
Promosi ini juga menandai kembalinya Lampard ke Premier League sebagai pelatih. Sebelumnya, dia pernah menangani Chelsea selama 18 bulan dan Everton selama satu musim.
Terakhir kali dia melatih di kasta tertinggi terjadi pada akhir musim 2022-23 saat menjadi pelatih interim Chelsea dalam sembilan pertandingan.
Sebagai pemain, Lampard merupakan legenda dengan tiga gelar Premier League bersama Chelsea. Kini, dia membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih dengan membawa Coventry menembus level tertinggi.
Kesuksesan ini menjadi salah satu kisah kebangkitan paling mencolok di sepak bola Inggris. Dari klub yang sempat terpuruk di divisi bawah, Coventry kini kembali ke panggung elit dengan momentum besar.