“Ada ketertarikan yang kuat dari Bhayangkara. Hal yang paling penting adalah Anda merasa sangat dibutuhkan. Jadi, kami berdiskusi dan itu sangat positif. Sehingga, sangat mudah untuk saya kembali ke sini karena saya tahu semua staf di sini, dan pemain,” lanjutnya.
Keputusan untuk kembali disebut Munster bukan hanya soal profesionalisme, tetapi juga karena adanya koneksi personal yang sudah terbangun dengan lingkungan klub. Ia merasa Bhayangkara FC adalah tempat yang tepat untuk melanjutkan proyek yang sempat tertunda.
“Dan, menyenangkan untuk kembali ke sini, untuk menyelesaikan apa yang telah saya mulai,” tutup Munster.
Dengan pengalaman dan rekam jejak yang terbukti, kembalinya Paul Munster bisa menjadi senjata rahasia Bhayangkara FC untuk tampil mengejutkan di Liga 1 musim depan.
Apakah The Guardians akan kembali menjadi kekuatan yang ditakuti? Kita tunggu saja gebrakan mereka di lapangan!