“Kami terus melakukan komunikasi sampai kemarin meminta dokumen kapan pelepasan WNI ibunya, yang sayangnya sampai hari ini tidak bisa diberikan oleh keluarganya,” kata Arya dalam keterangan di akun Instagram pribadinya, @arya.m.sinulingga.
“Jadi kami dari PSSI walau sangat berat tetap harus mematuhi regulasi yang berlaku di Indonesia, dan tidak bisa melanggar regulasi tersebut karena tidak ada yang boleh dikecualikan,” sambungnya kemudian.
Jika sang ibu masih tidak juga memberi kejelasan terkait kapan melepas status WNI, maka Chow terancam harus menunggu lebih lama untuk membela Timnas Indonesia.
Pasalnya, pemain yang berkarier di Swiss itu harus menempuh mekanisme naturalisasi istimewa, sesuai pada aturan yang tercantum di Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2006.
Proses naturalisasi tersebut sebelumnya sudah dijalankan para pemain Timnas Indonesia senior, dari mulai Jordi Amat, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, Ivar Jenner hingga Rafael Struick.