Chivu Singgung Mental dan Energi usai Inter Milan Diusir Bodo/Glimt dari Liga Champions

Reynaldi Hermawan
Inter tersingkir dari Liga Champions usai kalah dari Bodo/Glimt, Cristian Chivu akui timnya tidak cukup kompetitif dan kalah energi.. (Foto: Football Italia)

“Ada banyak kekecewaan, karena sayangnya kami menghadapi tim yang memiliki energi jauh lebih besar, mereka sangat terorganisir, tahu apa yang harus dilakukan setelah hasil 3-1 di leg pertama dan melakukannya dengan brilian," ucapnya.

“Kami hanya bisa memberi selamat kepada Bodo/Glimt, mereka adalah tim yang pantas berada di babak berikutnya.”

Inter sebelumnya dua kali mencapai final Liga Champions dalam tiga tahun di bawah Simone Inzaghi. Terakhir kali mereka tersingkir sedini ini terjadi pada musim 2020-2021 saat dilatih Antonio Conte. Saat itu Inter masih turun ke Liga Europa, namun format baru membuat perjalanan Eropa mereka langsung berakhir.

Inter masih memimpin klasemen Serie A dengan keunggulan 10 poin dan akan menghadapi Como di semifinal Coppa Italia. Meski begitu, Chivu menegaskan fokus tim tetap maksimal di semua kompetisi.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inter Milan Bidik Palang Pintu AS Roma untuk Gantikan Stefan De Vrij

57 tahun lalu

Cristian Chivu Resmi Latih Inter hingga 2028, Arsitek Double Winner Dapat Ganjaran Istimewa

57 tahun lalu

Inter Milan Nekat Tawar Curtis Jones, Liverpool Pasang Harga Tinggi

57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Jadi Penentu Nasib Brahim Diaz, Juventus dan Inter Milan Siaga Menunggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal