LONDON, iNews.id - Pemecatan Liam Rosenior oleh Chelsea mengungkap konflik internal yang memanas di ruang ganti.
Rosenior yang ditunjuk pada Januari untuk menggantikan Enzo Maresca harus angkat kaki setelah tim menelan lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak gol.
Kekalahan 0-3 dari Brighton menjadi puncak krisis. Dalam laga tersebut, Chelsea bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Hasil ini membuat posisi tim merosot ke peringkat ketujuh, terpaut tujuh poin dari zona Liga Champions.
Situasi semakin memburuk setelah Rosenior secara terbuka tidak sepakat dengan pandangan bek Trevoh Chalobah terkait kekalahan tersebut. Sikap itu disebut tidak diterima dengan baik oleh skuad.
Laporan internal yang diungkap media Inggris menyebut sejumlah pemain sudah kehilangan kepercayaan terhadap Rosenior. Beberapa pemain senior bahkan memilih diam dalam rapat tim, mencerminkan ketidakpuasan yang semakin dalam.