Salah satu sumber masalah berasal dari keputusan Rosenior yang jarang memainkan Josh Acheampong. Minimnya menit bermain bek muda itu memicu kekecewaan di dalam tim.
Padahal, Acheampong sebelumnya cukup sering tampil saat masih dilatih Maresca. Namun di bawah Rosenior, dia hanya bermain total 12 menit selama periode lima kekalahan beruntun tersebut.
Selain itu, kebijakan rotasi kiper juga menuai kritik. Rosenior kerap mengganti antara Robert Sanchez dan Filip Jorgensen, yang dinilai mengganggu stabilitas tim.
Pihak klub akhirnya mengambil keputusan tegas dengan memecat Rosenior.
“Chelsea Football Club hari ini berpisah dengan pelatih kepala Liam Rosenior.”
“Atas nama semua orang di Chelsea FC, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Liam dan stafnya atas upaya mereka selama berada di klub.”
“Liam selalu menunjukkan integritas dan profesionalisme tinggi sejak ditunjuk di tengah musim.”