Pendekatan Rosenior menuai kritik dari sejumlah pengamat. Menanggapi hal tersebut, pelatih Chelsea itu menilai penilaian dari luar sering muncul setelah hasil akhir diketahui.
“Saya pernah menjadi pundit. Itu mudah. Mudah jika melihat ke belakang,” kata Rosenior usai laga, dikutip dari West London Sport.
“Jika saya menyerang sejak awal, menekan sangat tinggi lalu kebobolan dua gol cepat, semua orang akan berkata ‘Apa yang dia lakukan?’ Itu realitanya,” lanjut dia.
Rosenior menegaskan pekerjaannya selalu berada di bawah sorotan hasil. Menurut dia, penilaian publik sering kali ekstrem dan tidak berada di area tengah.
“Realitas pekerjaan saya, jika kalah maka akan dikritik. Jika menang, maka disebut jenius. Biasanya ada di tengah-tengah,” ucap Rosenior.
Chelsea juga menghadapi keterbatasan pemain. Reece James dan Pedro Neto absen karena cedera ringan, situasi yang ikut memengaruhi rencana permainan tim.