“Saya tidak tahu apa yang harus dipikirkan soal gol itu. Saya hanya fokus melakukan tendangan salto dan senang melihat bola masuk ke gawang,” kata Giroud usai laga dikutip dari laman resmi UEFA.
“Saya tidak tahu kalau dalam keadaan offside. Mason Mount bilang dia tidak menyentuh bola. Hasilnya bagus untuk saya dan tim,” lanjut penyerang berusia 34 tahun tersebut.
Dalam tayangan ulang, memang terlihat bola tidak disepak oleh kaki Mason Mount, melainkan bek Atletico Mario Hermoso. Dia bermaksud menghalau bola dalam duel dengan gelandang asal Inggris itu. Akan tetapi, bola justru mengarah ke Giroud dan penyerang asal Prancis itu menjadi onside.
Gol tandang tersebut jelas berarti buat Chelsea. Tugas mereka sedikit ringan pada leg kedua yang dihelat 18 Maret 2021 dini hari WIB. Apalagi, mereka bertindak sebagai tuan rumah. Namun, Giroud enggan jemawa dan menyebut masih ada tugas yang harus diselesaikan.
“Kami tahu betapa pentingnya gol tandang di (kompetisi) Eropa jadi itu mengapa saya senang dapat membantu tim untuk memenangi pertandingan,” tuturnya.
“Kami sangat percaya diri menghadapi sebuah tim yang hebat. Kami mampu mengatasi mereka, tetapi masih harus tetap fokus dan menyelesaikan pekerjaan,” ucapnya.