"Bagi Persib, lisensi klub profesional AFC bukan sekadar pemenuhan regulasi atau persyaratan administratif. Ini adalah representasi dari komitmen kami untuk terus membangun klub yang sehat, profesional, terpercaya, dan memiliki fondasi yang kuat untuk jangka panjang," ujar Adhitia.
Adhitia menilai keberhasilan mempertahankan lisensi sejak 2017 menjadi bukti perkembangan Persib sebagai institusi olahraga modern. Klub tidak hanya fokus pada hasil pertandingan, tetapi juga pengelolaan organisasi secara menyeluruh.
"Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan Persib berjalan secara berkelanjutan, baik dari sisi performa tim, pengembangan pemain, penguatan infrastruktur, tata kelola organisasi, hingga pelayanan kepada Bobotoh dan seluruh stakeholder klub," katanya.
Dia juga menegaskan pencapaian tersebut menjadi motivasi tambahan untuk terus meningkatkan kualitas klub di berbagai sektor agar mampu bersaing di level nasional maupun Asia.
"Persib ingin terus tumbuh menjadi klub yang tidak hanya berprestasi di atas lapangan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif, menghadirkan kebanggaan, serta menjadi representasi baik bagi Bandung dan sepak bola Indonesia di level yang lebih luas," tambahnya.