"Itu sangat menyakitkan (melihat Italia juara) karena saya membenci Mancini. Semua orang tahu saya tidak memiliki cinta untuknya," Bridge dikutip dari Mirror, Senin (19/7/2021).
"Keluarga saya tidak hanya mendukung Inggris (di final Euro), mereka juga berharap Mancini kalah. Saya tidak pernah benar-benar menganggapnya sebagai pelatih. Saya tidak mengatakan dia yang terburuk yang pernah melatih saya. Tapi taktiknya tidak terlalu bagus," ujarnya.
Mancini punya karier yang cukup gemilang di City. Dia membawa Manchester Biru juara Liga Inggris 2012.
Bridge yang masuk ke dalam skuat juara tetap tak rela mengatakan Mancini hebat. Menurutnya City juara karena dihuni banyak pemain top.
"Semua pujian untuk apa yang dia lakukan di City ketika memenangkan liga. Tetapi jika Anda melihat para pemain dan skuat yang dia miliki, itulah yang memenangkannya, bukan dia sebagai manajer," tutur pesepak bola yang pensiun pada 2014 itu.
"Saya berselisih dengannya. Saya di sana selama beberapa bulan dan kami bergaul dengan baik tetapi saya tidak menikmati pelatihan sama sekali," ucapnya.