“Ini bukan soal menjawab kritik. Saya sudah terbiasa dengan itu,” tuturnya, dikutip dari Soccerway.
“Jawaban saya adalah fokus pada permainan di lapangan. Kami datang dengan rencana jelas, bermain tanpa terlalu banyak berpikir, memenangkan pertandingan ini dan laga-laga grup berikutnya agar jalannya lebih mudah,” lanjutnya.
Timnas Aljazair memang sedang berupaya mengembalikan konsistensi setelah gagal lolos ke dua Piala Dunia terakhir. Namun, tim berjuluk Desert Warriors itu sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Mahrez sendiri datang ke Piala Afrika 2025 dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih gelar AFC Champions League Elite bersama Al Ahli. Klub asal Jeddah itu mengalahkan Kawasaki Frontale 2-0 dari Jepang untuk merebut gelar kontinental pertama mereka.
Meski mencetak gol, Mahrez menilai performa individu tidak cukup tanpa peningkatan kolektif tim.