Memasuki babak kedua, pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, langsung merespons dengan menurunkan Fabinho dan Danilo sebagai tenaga baru. Pergantian itu ditujukan untuk meningkatkan keseimbangan dan intensitas permainan.
Namun setelah 15 menit berjalan, tempo pertandingan belum banyak berubah. Ancelotti kembali melakukan rotasi dengan memasukkan Matheus Cunha dan Luis Henrique demi menambah daya gedor lini depan Brasil.
Maroko tidak tinggal diam dengan memasukkan Chemsdine Tabli dan Samir El Mourabet untuk menjaga ritme permainan dan memperkuat transisi bertahan.
Hingga laga memasuki menit ke-70, peluang bersih sulit tercipta. Kedua tim terlihat disiplin dalam bertahan dan saling mematahkan alur serangan lawan.
Brasil mendapat peluang emas pada menit ke-78. Vinicius Jr kembali merepotkan lini belakang Maroko dan mengirim umpan matang ke Raphinha. Namun sepakan Raphinha masih mudah diamankan Bono.