Laga ini sekaligus menjadi partai perpisahan bagi Verdonk sebelum menjalani tes medis di Prancis.
“Bek timnas Indonesia itu akan memainkan laga terakhirnya bersama NEC besok untuk membantu klub dan pelatihnya, dengan siapa ia memiliki hubungan yang sangat baik,” ungkap pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, lewat akun X pribadinya (@FabrizioRomano).
“Langsung setelah pertandingan, Verdonk akan menjalani tes medis di Lille,” tambahnya.
Performa Calvin Verdonk memang layak dilirik klub sekelas Lille. Sejak bergabung dengan NEC pada 6 Juli 2022, ia telah tampil sebanyak 164 kali dan menyumbang delapan gol.
Di musim ini, ia telah mencatat satu assist dari tiga laga awal dan turut membawa NEC bertengger di puncak klasemen Eredivisie dengan 9 poin, unggul selisih gol atas PSV Eindhoven.
Ketertarikan Lille bukan tanpa alasan. Klub yang kini bersiap tampil di Liga Eropa 2025-2026 itu dikenal sebagai tim yang rutin bersaing di papan atas Ligue 1, bahkan sempat menjuarai liga di musim 2020-2021.
Jika transfer ini benar-benar terealisasi, Calvin Verdonk akan menjadi pemain Indonesia pertama yang mentas di kasta tertinggi Liga Prancis, sejajar dengan nama-nama besar seperti Olivier Giroud, yang kini juga memperkuat Lille.