Informasi resmi mengenai besaran gaji yang diterima Justin di Fortuna Sittard belum diumumkan ke publik. Namun, berdasarkan standar pemain muda yang menembus skuad utama Eredivisie, estimasi pendapatan berada dalam kisaran puluhan ribu euro per bulan, menyesuaikan dengan peran dan pengalaman Justin sebagai pemain muda bertalenta.
Fortuna Sittard menaruh harapan besar padanya sebagai solusi lini belakang, mengingat klub tengah berupaya mengatasi krisis pertahanan akibat cedera pemain senior.
Justin Hubner berasal dari keluarga dengan latar belakang multikultural. Sang ayah berdarah Indonesia, sementara ibu Justin berkebangsaan Belanda. Kombinasi ini membuatnya masuk dalam deretan pemain keturunan yang semakin memperkaya sepak bola Indonesia.
Dalam hal kepercayaan, Justin Hubner menganut agama Kristen. Meski demikian, ia kerap menggunakan istilah sopan santun masyarakat Indonesia seperti “Insya Allah” dalam percakapan sehari-hari, yang sekadar menunjukkan penghargaan dan tidak mengindikasikan adanya perpindahan agama.
Sebagai pemain bertahan, Justin Hubner memancarkan karakter gigih, keras, dan disiplin di lini belakang. Gaya bermainnya yang agresif membuatnya kerap dijuluki “preman Timnas Indonesia”, reputasi yang terbawa hingga ke klub barunya, Fortuna Sittard.