Kastaneer mulai belajar sepak bola di klub junior IJVV De Zwervers sebelum pada 2005 bergabung SC Feyenoord, klub amatir yang merupakan cabang dari Feyenorrd Rotterdam. Pada 2007, dia berpindah ke klub junior FC Dordrecht.
Lima tahun di tim junior, Kastaneer akhirnya menembus tim utama FC Dordrecht pada 2012. Namun, hanya setahun dia bermain di tim senior klub tersebut. Sebab, tahun berikutnya dia sudah dijual ke ADO Den Haag.
Selama empat tahun di ADO Den Haag, Kataneer sempat dipinjamkan ke FC Eindhoven sebelum akhirnya dilepas ke klub Jerman Kaiserlautern pada 2017.
Hanya semusim di Jerman, Kataneer kembali ke Belanda. Dia bergabung NAC Breda. Selanjutnya dia berpindah-pindah ke beberapa klub seperti Coventry City, Hearts, PEC Zwolle, dan Castellon sebelum akhirnya bergabung Persib tahun ini.
Dalam kariernya, tiga trofi sempat diraihnya. Pertama bersama Coventry City saat juara divisi ketiga Liga Inggris, EFL League One 2019-2020. Tahun berikutnya dia meraih titel divisi kedua Liga Skotlandia 2020-2021. Satu trofi lainnya diraih bersama Timnas Curacao saat kampiun King’s Cup 2019 di Thailand.