Musim 2025-2026 menjadi pengalaman pertama Bernardo bersama Persebaya. Meski berhasil membawa Bajul Ijo finis di empat besar, dia mengakui kompetisi musim ini jauh lebih sulit dibanding saat membawa PSM Makassar juara Liga Indonesia beberapa tahun lalu.
Menurut Bernardo, persaingan di BRI Super League musim ini semakin ketat karena perubahan regulasi pemain asing serta semakin banyaknya pemain naturalisasi yang tampil di kompetisi Indonesia.
Meski puas dengan pencapaian Persebaya, Bernardo mengaku masih menyimpan sedikit rasa kecewa. Dia menilai ada beberapa pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan oleh timnya.
“Musim ini kami kalah lima kali di beberapa laga yang seharusnya bisa lebih baik. Tapi inilah sepak bola,” tuturnya.
Meski begitu, Bernardo tetap melihat perkembangan positif dalam performa Persebaya dibanding musim sebelumnya. Bajul Ijo berhasil mengumpulkan 58 poin musim ini, meningkat dari raihan 56 poin pada musim lalu.