Bek Andalan Chelsea Tetap Dukung Anti Rasisme meski Ogah Berlutut Sebelum Berlaga

Rio Erfandi
Bek Chelsea, Marcos Alonso lebih memilih menunjukkan lambang anti rasisme di jerseynya sebelum melawan Aston Villa dalam laga Liga Inggris 2021/2022 di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (11/9/2021). (Foto: REUTERS/Dylan Martinez)

"Saya sepenuhnya menentang rasisme dan saya menentang setiap jenis diskriminasi," kata Alonso.

Sebagaimana diketahui, para pemain dari 20 klub Liga Inggris akan tetap melanjutkan aksi berlutut di setiap pertandingan Liga Inggris musim 2021/2022. Aksi itu dilakukan oleh tim pada musim lalu untuk menyoroti penentangan mereka terhadap rasisme setelah kematian George Floyd di Minneapolis pada Mei 2020.

Bahkan aksi berlutut ini kemudian mendapat dukungan langsung dari pihak Liga Inggris sesuai dengan keputusan yang telah dibuat. Lalu para pemain mengenakan lencana lengan 'Tidak Ada Ruang untuk Rasisme' dan ofisial pada pertandingan di baju mereka.

Kepala eksekutif Liga Inggris, Richard Masters mengatakan, Liga Inggris, klub, pemain, dan ofisial pertandingan, memiliki komitmen jangka panjang untuk mengatasi rasisme dan segala bentuk diskriminasi. Dia berkomitmen sambil menegaskan kembali bahwa Liga Inggris akan terus mendukung suara keras para pemain tentang masalah penting ini.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
Soccer
2 jam lalu

Bernardo Silva Hengkang, Man City Gagal Amankan Pengganti Ideal

Soccer
7 jam lalu

Hasil Drawing Semifinal Piala FA: Man City Vs Chelsea di Final?

Soccer
2 hari lalu

Chelsea ke Semifinal Piala FA, Rosenior Bongkar Kunci Kemenangan Telak 7-0 atas Port Vale

Soccer
2 hari lalu

Enzo Fernandez Dihukum Chelsea Gegara Real Madrid, Kok Bisa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal