STY memilih Asnawi Mangkualam di bek kanan, dan Shayne Pattynama di bek kiri. Padahal, keduanya tak dimainkan dalam beberapa laga terakhir.
Ironisnya, keputusan STY berujung Timnas Indonesia tak maksimal di babak pertama kontra China. Dua gol pun bersarang ke gawang Maarten Paes. Pertama karena blunder Shayne Pattynama, dan satu lagi karena miskoordinasi Mees Hilgers dan Jay Idzes. Kemudian, Asnawi juga tampil kurang maksimal.
Baru di babak kedua STY memasukkan Thom Haye, Rizky Ridho dan Malik Risaldi. Hasilnya, performa Tim Garuda membaik. Thom Haye pun mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan. Sayang, Timnas Indonesia tak cukup waktu untuk menyamakan skor dan harus mengakui kemenangan China 2-1.
Sontak, banyak pertanyaan publik tentang apa yang jadi pertimbangan STY memilih sebelas pertama skuadnya di setiap pertandingan. Melalui akun X @TimnasIndonesia, pelatih 54 tahun itu menjawab pertanyaan tersebut. Dia menyebut, ada dua hal yang menjadi pertimbangannya memilih starting line up Timnas Indonesia.
“Pertama saya selalu melihat lawan seperti apa, dan kondisi pemain kita. Dua hal ini yang paling menentukan starting line up,” tulisnya, Kamis (17/10/2024).