Perjalanan Wirtz di Premier League tidak langsung mulus. Intensitas fisik dan tuntutan taktik di Inggris memberi tantangan berbeda dibanding Bundesliga.
Dia sempat kesulitan menyamai produktivitas gol dan assist seperti saat bermain di Jerman. Meski demikian, beberapa penampilan terakhir menunjukkan peningkatan performa.
Wirtz masih berupaya menemukan konsistensi agar mampu memberikan pengaruh besar seperti di Leverkusen. Proses adaptasi tersebut menjadi fokus utamanya bersama Liverpool.
Di sisi lain, Bayern melihat Wirtz sebagai aset jangka panjang yang bisa membentuk era baru klub. Pelatih Vincent Kompany dilaporkan menjadi salah satu pengagum beratnya.