Kontrak Flick bersama Barcelona berlaku hingga 2028 dengan opsi perpanjangan satu musim. Situasi ini memberi ruang bagi manajemen menyusun rencana jangka panjang tanpa tekanan waktu.
Nama Luis Enrique dipastikan tidak masuk radar. Faktor gaji tinggi serta sikap independennya dalam pengelolaan skuad membuat Barcelona mengalihkan fokus ke opsi lain.
Fabregas dinilai lebih selaras dengan struktur klub. Dia dianggap mampu bekerja kolaboratif dengan manajemen dan staf teknis tanpa konflik kepentingan.
Ketertarikan Barcelona menjadi validasi atas lonjakan karier kepelatihan Fabregas. Bersama Como 1907, dia sukses membawa tim promosi hingga tampil di Liga Champions, sebuah pencapaian langka.
Prestasi tersebut menguatkan posisinya sebagai kandidat kuat untuk salah satu kursi pelatih paling prestisius di dunia. Bagi Fabregas, Barcelona bukan sekadar pekerjaan, melainkan rumah yang membentuk awal kariernya sebagai pemain.
Dengan manuver ini, Barcelona mengirim pesan jelas. Regenerasi kepemimpinan di bangku cadangan sudah dirancang, dan Cesc Fabregas berada di garis terdepan sebagai arsitek masa depan Blaugrana.