Bayern juga tidak menunjukkan niat melepas sang mesin gol. Klub Bundesliga tersebut berupaya mempertahankan Kane sebagai poros utama proyek jangka panjang mereka di Allianz Arena.
Di sisi lain, Barcelona menilai Kane sebagai profil ideal. Dia bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga pemimpin di lapangan dengan kemampuan mengatur ritme permainan.
Statistik Kane memperkuat keyakinan itu. Sepanjang musim terakhir bersama Bayern, dia mencatatkan 61 gol dari 51 pertandingan, angka yang menegaskan statusnya sebagai striker kelas dunia.
Ketajaman itu berlanjut di Piala Dunia 2026. Kane sudah mengoleksi tiga gol pada fase grup dan berperan penting membawa Inggris melaju ke fase gugur.
Saat ini, Kane bersiap menghadapi laga babak 32 besar melawan Republik Demokratik Kongo di Atlanta pada 1 Juli. Hasil perjalanan Inggris di turnamen ini berpotensi memengaruhi arah besar karier Kane.
Barcelona menunggu momen. Jika pintu terbuka usai Piala Dunia, klub Spanyol itu siap menghidupkan kembali negosiasi demi transfer besar yang bisa mengguncang Eropa.