Gol tersebut menjadi momentum krusial. Red Star mencoba menekan demi menyamakan kedudukan agregat, namun lini belakang Lille mampu menjaga konsentrasi hingga akhir laga.
Pada awal babak kedua perpanjangan waktu, Calvin Verdonk masuk menggantikan Romain Perraud. Kehadiran tenaga baru di sektor pertahanan dibutuhkan demi menjaga stabilitas tim.
Verdonk menjalankan perannya dengan efektif. Dia membantu mempertahankan keunggulan 2-0 sampai peluit panjang dibunyikan. Skor tersebut cukup membawa Lille melangkah ke babak 16 besar Liga Europa.
Di fase berikutnya, Lille akan menghadapi Aston Villa atau Lyon, bergantung hasil undian resmi. Tantangan lebih berat menanti, namun kemenangan dramatis atas Red Star menjadi bukti kapasitas Lille bersaing di level Eropa.