Timnas Brasil juga langsung menghadapi ujian menarik melawan Jepang. Laga ini berpotensi menyajikan benturan gaya bermain berbeda antara kekuatan Amerika Selatan dan kedisiplinan Asia.
Sebanyak 32 tim memastikan tiket ke fase gugur dari 12 grup. Grup A meloloskan Meksiko dan Afrika Selatan. Grup B mengirim Swiss, Kanada, serta Bosnia and Herzegovina. Grup C menghadirkan Brasil dan Maroko. Grup D meloloskan Amerika Serikat, Australia, serta Paraguay.
Grup E menjadi salah satu grup paling padat karena mengirim empat wakil sekaligus, yakni Jerman, Pantai Gading, Ekuador, dan Curacao. Dari Grup F, Belanda, Jepang, dan Swedia ikut melaju. Grup G mengirim Belgia dan Mesir, sedangkan Grup H meloloskan Spanyol serta Tanjung Verde.
Grup I meloloskan Prancis, Norwegia, dan Senegal. Grup J mengirim Argentina, Austria, serta Aljazair. Grup K meloloskan Kolombia, Portugal, dan Kongo. Sementara Grup L menghadirkan Inggris, Kroasia, serta Ghana.
Komposisi ini membuat babak 32 besar terasa sangat padat. Raksasa tradisional seperti Brasil, Argentina, Jerman, Inggris, Prancis, Spanyol, Belanda, Portugal, dan Belgia masih bertahan. Namun, tim kejutan seperti Tanjung Verde, Curacao, Kongo, dan Bosnia and Herzegovina juga siap mengacaukan prediksi.