Arteta memastikan dirinya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
“Seseorang harus bertanggung jawab. Itu saya, dan kami masih punya periode paling indah di musim ini di depan kami. Sekarang adalah momennya,” tuturnya.
Dia menilai situasi sulit seperti ini merupakan bagian dari perjalanan sebuah tim sepanjang musim.
“Dalam satu musim, selalu ada momen sulit, biasanya dua atau tiga kali. Ini adalah momen pertama kami dengan tingkat kesulitan tertentu,” katanya.
“Jadi berdirilah, ambil tanggung jawab, dan tampilkan seperti yang sudah kami lakukan sepanjang musim.”
Dengan hasil ini, Arsenal dipastikan kehilangan dua titel setelah sebelumnya juga gagal juara Piala Liga Inggris usai kalah 0-2 dari Manchester City di final, 22 Maret lalu. Meski begitu, The Gunners masih memiliki peluang mengejar trofi di Liga Inggris 2025-2026 dan Liga Champions.