Pelatih asal Belanda itu menilai, kualitas penyelesaian City menjadi faktor pembeda. “Gol pertama bukan peluang besar, tapi itu hasil dari kualitas. Gol ketiga juga begitu. Gol kedua bahkan berasal dari situasi bola mati,” kata Slot.
“Jadi, saya rasa hasil 2-0 di babak pertama sudah mencerminkan jalannya pertandingan.”
Slot juga menyinggung momen kontroversial ketika gol tandukan Virgil van Dijk pada menit ke-41 dianulir VAR karena Andrew Robertson dinilai offside. Namun, dia menegaskan keputusan itu bukan alasan kekalahan timnya.
“Saya tidak akan mengatakan kami kalah karena gol itu dianulir. Bahkan jika skor 1-1, dengan cara City bermain, kami tetap akan kesulitan di babak kedua,” jelasnya.
Lebih jauh, Slot mengakui Liverpool kesulitan menghadapi intensitas dan pergerakan pemain City yang terus menyerang dari tengah.