Selepas gol ketiga, tempo permainan Arema sedikit menurun, tetapi sesekali Singo Edan tetap menunjukkan kecepatan dan agresivitas yang mengancam lini pertahanan lawan. Tidak ada gol tambahan tercipta, sehingga skor akhir tetap 3-0.
Pelatih Arema FC, Marquinhos Santos, menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Adi Satryo sebagai kiper, didukung Hansamu Yama dan Walisson Maia di lini belakang. Sementara Gustavo Franca, Gabriel Silva, dan Joel Vinicius menjadi tumpuan serangan.
Semen Padang menurunkan formasi serupa 4-2-3-1. Rendy Oscario menjaga gawang, sementara pemain seperti Kasim Botan, Firman Juliansyah, dan Guillermo berupaya menciptakan peluang. Sayangnya, soliditas Arema membuat Kabau Sirah tak mampu membalas.
Kemenangan telak ini menambah poin Arema FC di klasemen Super League 2025-2026 sekaligus memperkuat kepercayaan diri tim menjelang laga-laga penting berikutnya.