Soliditas Jadi Harga Mati
Arbeloa tidak banyak membuka rencana taktik jelang duel kontra Benfica. Saat ditanya soal kemungkinan memainkan empat gelandang, dia menjawab dengan pendekatan umum, bukan detail formasi. Fokus utamanya jelas: soliditas tim.
Pendekatan tersebut terlihat dalam performa lini tengah. Federico Valverde, Eduardo Camavinga, Aurelien Tchouameni, dan Arda Guler mendapat pujian khusus. Arbeloa menilai mereka tampil luar biasa tanpa perlu arahan tambahan.
Sejak menangani Real Madrid, Arbeloa membangun fondasi disiplin dan intensitas. Timnya tampil kompak saat bertahan dan agresif saat menekan. Konsistensi ini menjadi modal penting menghadapi tekanan di kompetisi Eropa.
Duel melawan Benfica akan menjadi pembuktian lanjutan. Rekor sempurna di La Liga memberi kepercayaan diri tinggi, namun kekalahan 2-4 di Lisbon menjadi alarm serius. Arbeloa memilih meredam euforia dan menjaga fokus. Dengan tren kemenangan dan soliditas yang dia tekankan, Real Madrid datang bukan sekadar untuk bermain, melainkan membalikkan cerita.