“Setelah operasi berjalan baik, mereka memberi saya tambahan empat tahun karier. Mereka bilang kondisi saya akan semakin buruk seiring waktu, dan itu yang saya rasakan,” ujarnya.
Dia juga menceritakan bagaimana dia bertahan dengan berbagai perawatan, latihan, hingga suntikan sebelum pertandingan.
“Selama lima tahun saya minum obat sebelum setiap pertandingan agar bisa bermain dalam kondisi terbaik, dimulai dari dosis rendah hingga akhirnya dosis maksimum dua hari sebelum pertandingan,” katanya.
Pada akhirnya, dia memilih berhenti total demi kesehatan jangka panjang setelah bertahun-tahun berjuang melawan cedera.