Namun rupanya pihak kepolisian Sao Paulo membuka kembali penyelidikan kasus kekerasan yang dilakukan Antony kepada wanita yang berprofesi sebagai DJ tersebut. Cavallin pun kini memberanikan diri buka suara kepada salah satu media Brasil UOL Esporte.
Pengakuan yang dilontarkan Cavallin pun cukup sadis. Dia mengaku dipukuli di bagian payudara saat sedang hamil.
“Antony mengunci pintu rumah dan tidak membiarkan saya pergi. Dia merusak barang-barang saya, mengambil paspor saya,” kata Cavallin kepada UOL Esporte dilansir Goal International, Senin (4/9/2023).
“Saya bilang padanya kalau saya hamil, dia membuat saya takut, membuat jantung saya berdebar kencang. Saya gemetar ketakutan, dia meninju dada saya dan silikon saya terbalik, dan kemudian saya datang ke Brasil untuk operasi. Saya harus mengganti prosthesis,” sambungnya menambahkan.
Perlakuan brutal Antony kepada Cavallin didasari api cemburu. Namun Cavallin mengatakan pria yang menjadi sasaran cemburu Antony adalah teman masa kecil.