Meski berat, metode tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kesiapan tim saat bertanding.
“Latihannya memang keras, tapi di lapangan kami terbang. Dia bilang tampil maksimal adalah misi kami dan kami harus siap seperti tentara,” ujarnya.
Giaccherini menilai keberhasilan Conte juga terletak pada kemampuannya membangun mentalitas tim.
“Kami mungkin tidak punya banyak bintang, tapi rasa lapar membuat perbedaan,” katanya.
Rekam jejak Conte menjadi bukti kualitasnya. Dia sukses membangun kembali kekuatan Juventus, Inter Milan, dan Napoli.
Dengan pengalaman tersebut, Conte dinilai memiliki kapasitas untuk mengangkat kembali performa Timnas Italia di level dunia.