Gol itu memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Akhirnya, Karim Benzema menjadi penentu jalan Real Madrid ke semifinal berkat gol di menit 95.
Modric juga andil ketika laga final melawan Liverpool. Real Madrid menang 1-0 berkat gol tunggal Vinicius.
Pada musim ini, Modric tetap jadi pilihan utama Ancelotti di lini tengah. Padahal usai Modric saat ini menginjak 37 tahun.
Ancelotti punya alasan khusus tetap memilih Modric jadi andalannya di lini tengah. Sebab, Modric memiliki kharisma dan level permainan seperti Maldini.
“Jika saya harus membandingkannya dengan siapa pun, saya akan membandingkannya dengan Paolo Maldini. Mereka adalah legenda sepak bola,” kata Ancelotti dikutip dari Football Espana.
“Modric akan mengakhiri kariernya di sini, di Madrid. Itulah gagasan yang diikuti semua orang. Tidak akan ada masalah dengan pembaruan kontraknya,” tutur Ancelotti.