Perlu diketahui, Daniel Maldini adalah anak kedua dari legenda AC Milan Paolo Maldini. Pemain berusia 19 tahun tersebut merupakan binaan langsung dari tim akademi AC Milan. Gol tersebut merupakan yang pertama dari Daniel Maldini bagi tim senior Rossoneri.
Destiny. ????⚫#SpeziaMilan#SempreMilanpic.twitter.com/K2sS3PhsZt
— AC Milan (@acmilan) September 25, 2021
Usai gol tersebut, pasukan Stefano Pioli tampak lebih percaya diri untuk bermain menyerang. Terbukti, beberapa kali Rafael Leao dan Maldini mengancam gawang miliki Zoet. Bahkan, tendangan melengkung Leao sempat membentur tiang kanan gawang Spezia pada menit 54.
Sementara, Aquilotti sempat mengancam lewat serangan balik yang dibangun lewat Emannuel Gyasi. Sayangnya, umpan Gyasi gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Jacopo Sala, tendangan Sala melambung di atas mistar gawang Maignan.
Memasuki menit ke-65, Thiago Motta memasukkan gelandang kreatif baru untuk membantu lini serang Aquilotti. Motta memasukkan Daniele Verde, Salva Ferrer dan Ray Manaj. Dampaknya positif, serangan Spezia nampak lebih hidup dari sebelumnya.
Bahkan, Daniele Verde mampu mencetak gol 15 menit berselang. Gol berawal dari kemelut di depan gawang Maignan, bola liar ditembak keras oleh Verde (80’) dan berbuah menjadi gol, Spezia menyamakan kedudukan 1-1.