“Saya sangat bangga kepada para pemain. Ini adalah Real Madrid. LaLiga sangat sulit. Kami harus terus berjuang sampai pertandingan terakhir. Kami punya lambang klub yang harus dibela,” sambungnya.
Pelatih asal Spanyol itu mengaku sangat terpukul dengan hasil yang diraih timnya. Menurut dia, kekalahan tersebut terasa sangat menyakitkan bagi seluruh skuad.
“Kami merasa sangat kecewa, sangat marah, sangat terpukul. Ini terasa seperti pertandingan yang menentukan musim kami,” ujar Arbeloa.
Arbeloa juga berbicara terbuka mengenai masa depannya di Santiago Bernabeu. Dia memahami risiko besar melatih Real Madrid, terutama setelah klub gagal meraih satu pun trofi musim ini.
Sebelumnya, Manuel Pellegrini dan Zinedine Zidane juga meninggalkan kursi pelatih setelah menjalani musim tanpa gelar bersama Los Blancos. Situasi itu membuat posisi Arbeloa kini berada dalam tekanan besar.