Jay Idzes juga bersiap kembali ke Italia, melanjutkan kiprahnya di Sassuolo. Ketiganya kini meniti karier profesional di Benua Biru, namun tetap meluangkan waktu untuk aksi sosial di tanah air.
Kunjungan ini menjadi contoh nyata bagaimana pesepakbola profesional dapat memberi dampak positif di luar lapangan. Mereka membuktikan bahwa kepedulian sosial bisa berjalan beriringan dengan karier internasional.
Anak-anak panti tampak antusias menyambut ketiga pemain, berbagi senyum dan tawa dalam interaksi sederhana namun penuh makna. Momen ini menjadi inspirasi bagi penggemar sepak bola Indonesia.
Kegiatan sosial seperti ini menegaskan sisi humanis bintang Timnas Indonesia, memperlihatkan bahwa prestasi di lapangan bukan satu-satunya hal yang bisa mereka tunjukkan kepada publik.
Dengan kunjungan ini, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Ole Romeny tidak hanya membawa nama Timnas Indonesia ke kancah internasional, tetapi juga memberi teladan kepedulian sosial bagi generasi muda di tanah air.