Pada lap kelima dari total 26 lap, Ogura masuk dalam grup terdepan sesama rider Aprilia bersama Jorge Martin dan Raul Fernandez. Situasi itu menjadi titik awal kebangkitan dia dalam balapan.
Ogura dan Fernandez kemudian melewati Martin pada lap ke-18. Fernandez yang sebelumnya memenangi sprint tidak mampu menahan laju rekan setimnya tersebut.
Ogura mengambil alih pimpinan balapan saat tersisa enam lap. Setelah itu, dia melesat dan menang dengan jarak nyaman dua detik meski sempat mengalami momen menegangkan dengan perangkat ride-height.
Fernandez mengakui gaya balap Ogura terlihat berbeda dibandingkan rider lain. Namun, gaya itulah yang membuat performa Ogura semakin kuat pada bagian akhir balapan.
“Melihat Ai mengendarai motor cukup aneh karena gaya yang dia gunakan di atas motor berbeda dari kami semua,” kata Fernandez, dikutip dari Crash.