Ada Abu Jenazah di Kotak Penalti Markas Chelsea, Kok Bisa?

Reynaldi Hermawan
Stamford Bridge bukan sekadar markas megah Chelsea FC, tapi juga menyimpan sebuah rahasia mendalam dan penuh emosi. (Foto: Chelsea)

Dari Konflik ke Keabadian

Meski sempat hengkang akibat konflik dengan manajer Dave Sexton, cinta Osgood terhadap klub tidak pernah memudar. Kecintaannya dibalas oleh fan Chelsea yang tetap menempatkannya di jajaran legenda abadi klub.

Sayangnya, pada tahun 2006, Osgood meninggal dunia secara mendadak saat menghadiri pemakaman, akibat henti jantung dan pernapasan, dalam usia 59 tahun.

Delapan bulan setelah kepergiannya, keluarga dan klub memutuskan untuk menguburkan abunya di titik penalti—tempat di mana ia mencetak dan merayakan banyak gol ikonik.

Penghormatan Abadi: Patung Sang Raja Stamford Bridge

Penghormatan untuk Peter Osgood tidak berhenti di penguburan abunya. Pada tahun 2010, Chelsea meresmikan sebuah patung penghormatan bertuliskan:

“Ossie: raja Stamford Bridge.”

Patung ini menjadi pengingat visual dari warisan dan cinta abadi seorang pemain terhadap klub dan suporternya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
Soccer
6 bulan lalu

Timnas Putri Indonesia Tak Berdaya Hadapi Thailand di Piala AFF Wanita 2025, Dibantai 7 Gol Tanpa Balas! 

Soccer
3 hari lalu

Eden Hazard Desak Cesc Fabregas Pulang ke Chelsea: Waktunya Sudah Tiba

Soccer
4 hari lalu

Real Madrid Terobsesi Rekrut Bintang Premier League, Dana Rp2,7 Triliun Disiapkan

Soccer
4 hari lalu

Chelsea Gagal Comeback di Carabao Cup, Liam Rosenior Bela Taktik Hati-Hati Lawan Arsenal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal