Memasuki babak kedua, laga berjalan lebih terbuka. Adrien Rabiot sempat mencetak gol dua menit setelah jeda, namun dianulir akibat handball Niclas Fullkrug dalam proses serangan.
AC Milan kemudian mendapat peluang emas lewat penalti setelah Felipe Loyola melanggar Strahinja Pavlovic di dalam kotak terlarang. Fullkrug maju sebagai algojo, tetapi sepakannya membentur tiang gawang.
Saat AC Milan terlihat akan mengamankan kemenangan, Pisa menyamakan skor pada menit ke-71. Loyola melepaskan tembakan melengkung dari jarak 16 meter yang bersarang di sudut bawah gawang Maignan.
Rossoneri meningkatkan intensitas serangan. Fullkrug hampir menebus kegagalannya saat menerima umpan Samuele Ricci, namun tembakannya dari jarak dekat melebar tipis.
Ketika laga memasuki fase akhir dan hasil imbang mulai terlihat, Luka Modric muncul sebagai penentu. Dia mencetak gol dengan penyelesaian cerdas melewati Nícolas dan memastikan kemenangan 2-1 untuk AC Milan.
AC Milan bahkan harus menuntaskan laga dengan 10 pemain setelah Rabiot menerima dua kartu kuning dalam waktu berdekatan. Meski begitu, mereka mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini membuat AC Milan tetap di posisi kedua Serie A dengan keunggulan empat poin atas Napoli di peringkat ketiga. Sementara itu, Pisa terpuruk dengan 14 pertandingan tanpa kemenangan dan terpaut enam poin dari zona aman.