Generasi terbaru, ada nama seperti Egy Maulana Vikri yang juga dididik dari sekolah sepak bola ini. Maka tidak heran jika SSB ini menjadi salah satu yang terbaik di Tanah Air. SSB ini tergolong modern karena memberikan fasilitas lengkap dengan sekolah reguler dari berbagai jenjang, mulai dari SD, SMP dan SMA. Hal ini membuat calon atlet memperoleh porsi yang seimbang dan setara dengan anak-anak lain di bidang akademik/
SKO Ragunan juga ini memiliki sistem degradasi. Artinya, jika prestasi olahraga siswanya mengalami penurunan, maka akan diganti oleh siswa lain yang memiliki prestasi olahraga yang lebih cemerlang.
SSB ASIOP Apacinti adalah salah satu akademi bola yang tidak diragukan lagi kualitasnya. SSB ini memiliki orientasi pemain agar dibina dan bisa dikirim ke Spanyol.
SSB ASIOP dikelola oleh PT Batavia Sports Group (BSG) yang belum lama ini mengakuisisi klub Spanyol, C.D Polillas Ceuta.
Berdiri sejak tahun 1997, akademi ini adalah salah satu SSB terbaik yang konsisten melahirkan pemain-pemain berkualitas dan menjadi langganan Timnas Indonesia/
Sebut saja seperti Adam Alis, Andritany Ardhiyasa, Egy Melgiansyah dan Achmad Jufriyanto yang merupakan jebolan ASIOP.
Tanah Tulehu adalah sebuah desa di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah. Negeri Tulehu terkenal dengan tradisi sepak bola yang kuat sejak dini. Banyak pemain hebat yang cemerlang di tingkat Nasional yang berasal dari Tulehu.
Akademi yang terkenal dari kampungnya para pemain bola ini adalah SSB Tulehu Putra. Nama-nama seperti Hendra Adi Bayauw, Fandi Ahmad Lestaluhu, Alfin Tuasalamony dan Rizky Ahmad Sanjaya adalah jebolan akademi ini.
Bisa dibilang, semuanya adalah pemain sepak bola berbakat yang saat ini cukup cemerlang di level teratas nasional.
Itulah 7 SSB yang menghasilkan pemain terbaik di Indonesia. Kualitas dari akademi tersebut tidak diragukan lagi lantaran terbukti berhasil melahirkan para pemain-pemain hebat di Tanah Air dan berjasa untuk Timnas Indonesia.