Berikutnya ada Klub Liga Mesir, Al Masry didukung sekelompok suporter fanatik bernama Port Said. Kelompok suporter ini kerap melakukan tindakan mencoreng nama klub.
Salah satu insiden mengerikan terjadi di laga Al Masry vs Al Ahly pada 2012 silam. Di mana, laga yang berakhir 3-1 untuk kemenangan Al Masry itu harus diwarnai insiden kerusuhan. Alhasil dari kerusuhan itu 73 orang dilaporkan meninggal dunia.
Setelah ditelusuri, insiden itu diduga dipicu suporter Al-Ahly membentangkan banner dengan tulisan menghina Port Said.
Lalu ada dari Turki, di sana terdapat Galatasaray Supporters merupakan kelompok suporter fanatik yang mendukung klub Galatasaray.
Kehadiran mereka di Turk Telekom Arena menjadikan stadion itu paling berisik di dunia. Manchester United menjadi salah satu klub merasakan keangkeran markas Galatasaray tepatnya di musim 1993-1994.