2. Set Piece Mematikan
Bola-bola mati turut menjadi senjata rahasia milik juru taktik asal Korea ini. Hal ini terbukti beberapa gol sudah diciptakan lewat skema ini.
Seperti gol yang dilesatkan Rachmat Irianto dan Elkan Baggot. Ketangkasan menerima umpan dimanfaatkan dengan baik membentuk sebuah kemenangan.
Ditambah dengan penalti dari Asnawi Mangkualam yang tenang dalam menendang bola. Tak salah memilih besutan Liga Korea Ansan Greeners ini menjadi eksekutor mutakhir.
3. Kombinasi Umpan Pendek dan Penetrasi Ciamik
Shin Tae-yong selalu memainkan dua gelandang tengah dan satu gelandang serang. Tiga gelandang itu menopang 2 sayap cepat dan satu targetman.
Barisan lini tengah selalu memperagakan permainan umpan pendek dan cepat saat membangun serangan. Gaya permainan yang cepat dan ketepatan dalam menerima bola menjadi kunci kombinasi ini.