Amat kini berkarier bersama raksasa Malaysia, Johor Darul Tazim (JDT). Tentu bukan perkara sulit bagi klub mapan sekelas JDT untuk menggaji pemain dengan nominal selangit.
Diperkirakan bahwa gaji Amat bersama klub berjuluk Harimau Selatan berada di kisaran Rp5,7 miliar per tahun. Pengalaman asam garam di sepak bola Eropa tentu membuat nilai pasar Amat begitu tinggi.
3. Pratama Arhan
Uang memang bukan alasan utama Pratama Arhan untuk berkarier di Jepang. Eks pemain PSIS Semarang itu fokus mengembangkan kualitasnya di Negeri Sakura bersama Tokyo Verdy.
Namun siapa sangka, gaji pemain di divisi kedua Liga Jepang setara dengan gaji di Indonesia. Bintang Timnas Indonesia itu diperkirakan menerima gaji sebesar Rp5,65 miliar.
Arhan memang memiliki nilai pasar yang begitu tinggi. Sebab pemain potensial itu masih menginjak usia 21 tahun, terlebih dirinya sudah mengecap pengalaman di level internasional bersama Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.