5. False Nine
Nomor sembilan palsu (false nine) lebih berbicara soal peran ketimbang posisi. Egy akan turun sebagai penyerang tengah. Bukan ditugaskan sebagai juru gedor, tetapi lebih kepada membantu membuka ruang bagi pemain lain.
Dengan peran ini, Egy akan memberi keleluasaan kepada Witan dan Irfan di kedua sayap, untuk menusuk ke tengah. Egy pun tak harus berdiri statis di depan untuk menunggu bola. Dia bisa turun ke tengah untuk menjemput bola dan memberi umpan matang buat kedua sayap.
Selain itu, Egy juga bisa muncul dari second line ketika ada umpan tarik dilepaskan dari sayap. Dengan memainkan Egy sebagai false nine, Singapura bisa terkecoh karena bingung harus mematikan pergerakan siapa. Lini depan Indonesia pun bisa lebih cair.