5 Fakta Kemenangan Persebaya vs Persib, Nomor 3 Bikin Bobotoh Nyesek!

Avirista Midaada
Persebaya membantai Persib 4-1 pada pekan ke-25 Liga 1 2024-2025 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/3/2025) malam. (Foto: Instagram @officialpersebaya)

2. Skor Terbesar Kemenangan Persebaya 

Selain memutus kutukan tak pernah menang, skor 4-1 juga menciptakan rekor kemenangan terbesar Persebaya di musim 2004-2025 hingga pekan 25. Selama ini Persebaya memang kurang begitu produktif, dan hanya bisa menang dengan skor paling banyak selisih dua gol.

Tapi di laga Sabtu malam, skor mencolok 4 - 1 menjadi pembuktian Ernando Ari Sutaryadi dan kolega. Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster menyatakan, resep ini berawal dari taktik Persib yang sudah dipelajarinya.

"Saya sudah menganalisis untuk pertandingan ini. Kami berusaha keras untuk memanfaatkan momentum menang. Kami langsung bersiap setelah laga terakhir. Saya ingin menekankan detail setiap taktik," ujar Paul Munster, usai laga.


3. Kekalahan tandang pertama Persib musim ini

Persib cukup superior di Liga 1 musim ini. Dari total 25 pertandingan yang dijalaninya, Persib meraih 51 poin, hasil dari 14 kemenangan, 9 hasil imbang, dan baru dua kali kalah. Torehan poin ini membuat Maung Bandung nyaman di puncak klasemen sementara dan sempat berselisih 8 poin, sebelum dikalahkan Persebaya.

Persib juga baru meraih kekalahan pertamanya dari Dewa United di pekan 19 saat bermain di kandang sendiri. Menariknya kekalahan melawan Persebaya, juga juga menjadi kekalahan pertama Persib di laga tandang.

Selama ini dari 13 laga tandang, Maung Bandung menang enam kali, seri enam kali, dan sekali kalah saat bersua Persebaya. Di laga tandang itu Persib mencatatkan 20 kali memasukkan dan 15 kali kemasukan. Sekaligus ini menjadi kemasukan terbanyak Persib dalam satu pertandingan.

Terakhir kali Persib Bandung kebobolan empat gol terjadi Piala AFC, saat kalah 3-4 melawan klub Liga Super China, Zheijang, pada 5 Desember 2024. Hasil ini juga mengakhiri perjalanan Persib di kompetisi level Asia. Catatan statistik ini membuat Bobotoh, tentu sedih dan kecewa.

4. Pergantian 2 Kiper di Masing-Masing Tim

Laga antara Persebaya Surabaya melawan Persib Bandung juga diwarnai momen unik, kala kedua tim memutuskan mengganti dua penjaga gawangnya masing-masing. Pelatih Persib Bojan Hodak lebih dahulu mengeluarkan Kevin Ray Mendoza diganti dengan penjaga gawang muda Putra Sheva Sanggasi pada menit ke-76.

Sedangkan Paul Munster memasukkan Andika Ramadhani pada menit ke-90+4 perpanjang waktu, dari 97 perpanjangan waktu yang diberikan wasit. Ernando Ari Sutaryadi yang mengalami masalah di kakinya. Sedangkan pergantian Kevin Ray Mendoza dengan Putra Sheva Sanggasi, karena perubahan taktik.

Bojan Hodak mengakui, pergantian penjaga gawang itu bagian dari pergantian taktiknya. Sebab regulasi mengatur tim hanya bisa memainkan enam pemain asingnya secara bersamaan. Maka ketika Bojan Hodak hendak memasukkan Gervane Kastaneer, harus mengganti salah satu pemain asing yang ada. 

Alhasil Gervane Kastaneer masuk menggantikan Adam Alis pada menit ke-76, bersamaan dengan pergantian Kevin Ray Mendoza dengan penjaga gawang muda berusia 20 tahun Putra Sheva Sanggasi. Ini juga menjadi debut bagi Sheva Sanggasi penjaga gawang muda dari EPA Persib.

"Saya harus mengambil risiko ketika terjadi gol pertama. Saya mengeluarkan Kevin dan memasukkan pemain muda, Sheva penjaga gawang untuk memainkan empat striker di depan. Tujuan saya Saya ingin membuka situasi yang deadlock, agar bisa mencetak gol," Bojan Hodak menjelaskan.


5. Gol pertama Rizky Dwi Pangestu 

Rizky Dwi Pangestu menjadi pemain Persebaya yang paling disorot di pertandingan ini. Bagaimana tidak penyerang berusia 25 tahun ini berkontribusi dalam dua gol Persebaya di menit ke-61. Berawal dari sebuah penetrasi Arief Catur Pamungkas di sisi kiri pertahanan Persib dan melepaskan umpan.

Bola disambut oleh Rizky Dwi Pangestu tapi ternyata memantul saat hendak dibuang oleh Marc Klok, hingga meluncur deras ke gawang sendiri. Berikutnya gol Rizky Dwi cukup indah karena diawali transisi serangan balik cepat Bajul Ijo. Skema permainan tiki-taka itu diakhiri tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Putra Sheva Sanggasi, penjaga gawang pengganti.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hasil Drawing Asean Club Championship 2026-2027: Persib Masuk Grup Neraka, Borneo FC Hadapi Klub Sandy Walsh

57 tahun lalu

Daftar 7 Pemain Persija Dibuang usai Gagal Juara, 1 Membelot ke Persib?

57 tahun lalu

Persib Diguyur Bonus Rp1 Miliar dari Gubernur Dedi Mulyadi, Sumber Dananya Bikin Penasaran

57 tahun lalu

Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya, sang Kapten Kirim Pesan Menyentuh untuk Bonek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal